"Kan masalahnya begini, kenapa sih mereka mau 2014, oke kalau saya bilang oke 2014 tapi November, pasti nggak mau juga. Karena kepentingannya adalah bisa menempatkan orang dalam pimpinan DPR dengan mengatasnamakan Golkar, bisa mengusulkan anggota kabinet atas nama Golkar," ujar Ical menganalisa.
Hal ini disampaikan Ical kepada wartawan di Elite Club Epicentrum, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita bilang oke 2014 tapi 25 Oktober pasti pada nggak mau," kata Ical.
Ical mengingatkan agar para caketum bersaing merebut simpati pemilik suara, tidak mencari dukungan di luar parpol untuk mendapatkan Golkar-1.
"Ya sudah yang jelas keputusannya tertulis ya saya jalankan, dan biar mereka bersaing, yakinkan pemilik suara di daerah, jangan yang di luar apalagi dari partai lain. Masa dari partai lain dipakai untuk menggolkan di Golkar tersinggung dong pemegang suara Golkar. Itu nasihat saya kepada mereka," pungkasnya.
(van/nrl)











































