"Belum ada keterkaitan dengan ISIS dan tidak ada penemuan simbol ISIS atau apapun," kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Agus Riyanto di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2014).
โSaat ditanya jika Riyanto ternyata anggota ISIS berarti polisi salah tangkap orang, Agus menjawab bahwa yang dilakukan pihaknya adalah langkah pencegahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan, โRiyanto termasuk jaringan Mujahidin Indonesia Barat (MIB) dan memilki keterkaitan dengan jaringan kelompok Santoso. Riyanto merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) karena keterlibatannya dalam sejumlah kasus.
"Sampai saat ini masuk jaringan MIB, ada keterkitan juga dengan kelompok Santoso. Dia (Riyanto) DPO sejak kita tahu terlibat dalam sejumlah kasus dan pengembangan tersangka sebelumnya," katanya.
โ
Agus merinci keterlibatan Riyanto dalam beberapa kasus terorisme. "Satu, anggota kelompok Mujahidin Indonesia Barat (MIB) pimpin Abu Roban (alm). Dua, perampokan dalamm rangka fa'i di kantor Pos Parung, Jawa Barat dengan kerugian Rp 80 juta pada tahun 2012 lalu. Tiga, perampokan dalam rangka fa'i di BRI Jeketro Grobogan, Jawa Tengah dengan kerugian Rp 300 juta," rincinya.
(idh/rmd)











































