Warga Indonesia di Qatar Sumbang US$ 19.040 untuk Aceh
Senin, 03 Jan 2005 07:06 WIB
Doha -
Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) bekerjasama dengan KBRI Doha memberikan bantuan dana sejumlah US $ 19.040 (sekitar Rp 170 Juta) bagi korban gempa dan tsunami di Aceh. Permiqa juga akan menyalurkan bantuan barang sebanyak 4,5 ton lebih."Bantuan tersebut dikumpulkan di KBRI Doha sejak 31 Desember 2004. Bantuan barang antara lain berupa selimut, sepatu, makanan dan perlengkapan sholat."Demikian dikatakan Sekretaris Permiqa Gulfan Afero kepada detikcom per telepon, Senin (3/1/2004) pagi. Menurut Gulfan, selain di KBRI, ada tiga posko bantuan kemanusian lainnya di Al Khor, Umm Said dan Wakrah yang terkumpul hampir 7 ton bantuan barang."Bantuan kemanusiaan ini rencananya akan dikirimkan Selasa (4/1/2005) besok melalui Qatar Red Crescent (palang Merah Qatar). Berdasarkan info yang kami dapat, bantuan ini akan dikirimkan secara bersama-sama dengan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Qatar untuk Indonesia," kata Gulfan.Gulfan juga menerangkan, dari sekitar 18.228 warga Indonesia yang tinggal dan bekerja di Qatar, sebanyak 200 TKI yang bekerja di perusahaan migas berasal dari Aceh. Sebanyak 48 orang warga Aceh tersebut mengalami dampak langsung akibat bencana di Aceh pekan lalu itu."Mereka kehilangan istri, anak, kakak dan adik. Bahkan seorang warga Aceh, Dedy Suhaeni yang bekerja di Qatar Gas, kehilangan sebanyak 49 orang anggota keluarga akibat musibah tersebut," demikian Gulfan Afero.
(fab/)










































