Golkar Pecah, Kepemimpinan Ical Dinilai Tak Legitimate

Prahara Golkar

Golkar Pecah, Kepemimpinan Ical Dinilai Tak Legitimate

- detikNews
Senin, 11 Agu 2014 17:15 WIB
Golkar Pecah, Kepemimpinan Ical Dinilai Tak Legitimate
Jakarta - Partai Golkar di ambang perpecahan pasca kekalahan Prabowo Subianto di Pilpres 2014. Elite Golkar yang berani mengusik kepemimpinan Ketum Aburizal Bakrie diancam dipecat, tak terkecuali Waketum Agung Laksono. Kepemimpinan Ical dianggap tak lagi legitimate.

"Model ancaman pemecatan lagi terhadap beberapa kader Partai Golkar merupakan bentuk makin tidak legitimate-nya kepengurusan yang ada sekarang," kata kader Golkar yang merapat ke kubu Jokowi-JK, Nusron Wahid, kepada detikcom, Senin (11/8/2014).

Menurut Nusron, pendukung Munas dipercepat semakin banyak. Semakin banyak pula yang diancam dipecat oleh Ical.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena pendukung Munas makin banyak, maka diancam mau dipecat. Lama-lama semua pengurus dipecat, karena semua akan mendukung Munas. Terus siapa pengurus dan anggotanya, kalau semua dipecat? He he he," katanya.

Menurutnya ancaman pemecatan kader yang ingin Munas dijalankan sesuai jadwal yang diputuskan di Munas sebelumnya yakni pada tahun 2014 ini adalah pandangan picik.

"Adalah pandangan yang picik dan sangat tidak rasional manakala ada anggota, kader dan instrumen partai lainnya yang meminta adanya forum evaluasi justru dianggap membahayakan partai," kata Nusrom.

"Yang ada sebaliknya. Partai justru dalam kondisi bahaya manakala tidak ada evaluasi. Pihak-pihak yang mencoba mempertahankan status quo itulah yang berbahaya. Masak orang menuntut evaluasi dipecat," pungkasnya.

(van/nrl)


Berita Terkait