"Model ancaman pemecatan lagi terhadap beberapa kader Partai Golkar merupakan bentuk makin tidak legitimate-nya kepengurusan yang ada sekarang," kata kader Golkar yang merapat ke kubu Jokowi-JK, Nusron Wahid, kepada detikcom, Senin (11/8/2014).
Menurut Nusron, pendukung Munas dipercepat semakin banyak. Semakin banyak pula yang diancam dipecat oleh Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya ancaman pemecatan kader yang ingin Munas dijalankan sesuai jadwal yang diputuskan di Munas sebelumnya yakni pada tahun 2014 ini adalah pandangan picik.
"Adalah pandangan yang picik dan sangat tidak rasional manakala ada anggota, kader dan instrumen partai lainnya yang meminta adanya forum evaluasi justru dianggap membahayakan partai," kata Nusrom.
"Yang ada sebaliknya. Partai justru dalam kondisi bahaya manakala tidak ada evaluasi. Pihak-pihak yang mencoba mempertahankan status quo itulah yang berbahaya. Masak orang menuntut evaluasi dipecat," pungkasnya.
(van/nrl)










































