"Diberikan jaket kemudian diarahkan ke lantai 9 oleh Pak Umar dan saya terima US$ 10 ribu," ujar Friethzard saat bersaksi untuk Anas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/8/2014).
Duit ini diberikan Umar saat berada di Hotel Aston Bandung saat pelaksanaan Kongres Demokrat. "Ditelepon Pak Martin untuk datang ke Aston, saya datang ke Aston lalu saya dibriefing diberikan BB, HP saya ditahan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan bekas ketua DPD PD Kalsel Muhammad Alamsyah, mengaku pernah ikut dalam pertemuan DPC di Apartemen Senayan City Residence atas ajakan Sudewa dan Aspiani. Di pertemuan, Anas meminta dukungan untuk dirinya maju di kongres.
"Yang saya ingat betul beliau sampaikan Demokrat pengkaderan desentralisasi, aspirasi desentralisasi, dari situ kita senang sekali dan juga kita melihat Anas orangnya muda, santun. Kita juga melihat ini bagus jadi ketum," sambungnya.
Setelah selesai pertemuan, Alamsyah dipanggil Aspiani. "Katanya pergantian hotel transportasi dan akomodasi. Kalau ga salah Rp 7 juta atau Rp 10 juta," ujarnya.β
(fdn/rmd)











































