Seperti dikutip dari situs NASA, hujan meteor Perseid terjadi pada 11-13 Agustus 2014 malam. NASA menyebutkan bahwa hujan meteor ini agak teredam karena fenomena supermoon, namun masih bisa dilihat.
"Pada puncaknya, diperkirakan ada 30-40 meteor per jam. Mayoritas belahan dunia bisa melihat meteor Perseid ini setelah tengah malam, puncaknya 2 jam sebelum fajar (waktu lokal masing-masing)," tulis NASA.
Sedangkan menurut situs earthsky.org, meteor ini paling bagus dilihat di belahan bumi utara. Sedangkan untuk di bagian bumi selatan, jumlah meteor hanya bisa dilihat sepertiganya dari jumlah meteor di belahan Bumi utara.
Meteor Perseid adalah salah satu meteor yang paling terang yang terjadi setiap bulan Agustus. Meteor ini dinamakan sesuai konstelasi bintang, Perseus dan berasal dari pecahan komet Swift-Tuttle.
Meteor Perseid memang paling bagus dilihat di belahan Bumi bagian utara. Sedangkan di belahan Bumi bagian selatan biasanya paling bagus melihat meteor Delta Aquarids.
(nwk/nrl)











































