Bahas Gempa, PM Jepang Hadiri Pertemuan ASEAN di Jakarta
Minggu, 02 Jan 2005 07:01 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Jepang Junichiro Koizumi akan menghadiri Pertemuan Khusus Pemimpin ASEAN untuk Penanggulangan Gempa Bumi dan Tsunami di Jakarta, 6 Januari 2005 mendatang. Pemerintah Jepang menjanjikan bantuan kepada negara-negara yang dilanda gempa dan tsunami sebesar USD 500 juta. “Menanggapi bencana dahsyat yang menimpa negara-negara Asia, saya memutuskan akan menghadiri pertemuan itu untuk menyatakan komitmen, perasaan solidaritas dan tindakan konkret kami untuk memberikan bantuan maksimal,” ujarnya. Dikatakan Koizomi, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan negara-negara yang wilayahnya rawan bencana alam untuk membangun sistem peringatan tsunami Samudera Hindia. Untuk itu, pemerintah Jepang akan mengusulkan diadakan sesi khusus pada Konferensi Internasional PBB untuk Mengurangi Bencana yang diselenggarakan di Kobe 18-22 Januari 2005. Selain dana, pemerintah Jepang telah mengirim Tim SAR dan Tim Medis Darurat ke sejumlah lokasi bencana. Kontribusi itu akan ditambah dengan mengerahkan helikopter dan personel Dinas Kebakaran Jepang. “Pemerintah juga mempertimbangkan kemungkinan adanya kontribusi tambahan dengan memanfaatkan pesawat terbang, kapal dan anggota yang dimiliki Pasukan Bela Diri Jepang,” katanya dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (2/1/2005). Bantuan lain yang akan diberikan pemerintah Jepang adalah bantuan untuk rekonstruksi prasarana. Hal ini mengingat seriusnya kerusakan prasarana akibat guncangan gempa dan sapuan tsunami.
(rif/)











































