Angkut Logistik, Pesawat TNI dan Asing Berangkat Malam

Angkut Logistik, Pesawat TNI dan Asing Berangkat Malam

- detikNews
Minggu, 02 Jan 2005 01:54 WIB
Medan - Mulai Sabtu (1/1/2004), sejumlah pesawat TNI AU serta pesawat asing yang dioperasionalkan di bawah koordinasi TNI AU diberangkatkan malam hari. Langkah itu ditempuh untuk memastikan distribusi bantuan pangan dan pakaian kepada korban gempa dan tsunami serta evakuasi korban tewas tidak mengganggu jadwal penerbangan reguler.Demikian dikatakan Jubir Posko Penanggulangan Bencana Alam Nasional NAD-Sumut Eddy Syofian kepada wartawan di posko yang berada di Pangkalan TNI Angkatan Udara, Polonia, Medan, Sabtu (1/1/2004).Beberapa hari ini, distribusi dilakukan siang hari. Akibatnya terjadi peningkatan frekuensi penerbangan di Polonia sehingga mengganggu sejumlah penerbangan reguler. Beberapa pesawat tidak dapat mendarat sesuai jadwal di Polonia karena harus delay antara lain di Jakarta, Pekanbaru dan Batam. Dengan adanya penerbangan malam ini, diharapkan distribusi bantuan menjadi lebih baik. Eddy menambahkan, posisi Posko Penanggulangan Bencana Alam di Medan berubah dari Posko Nasional menjadi Posko Penyangga menyusul ditetapkannya Posko Utama di Banda Aceh. "Dengan demikian posisi Sumut hanya mendukung supply bantuan. Sedangkan pendataan, proses evakuasi dan sebagainya berlangsung di Aceh. Sedangkan Sumut mendata Sumut," katanya. Hingga kini, jumlah pengungsi di Sumut berjumlah 694 orang. Dari jumlah itu, 310 diantaranya tiba hari ini di Medan. Namun, hanya 54 orang yang ditampung di Medan dan bersifat temporer. Mereka hanya transit menunggu pemberangkatan ke Jateng 45 orang dan DKI Jakarta 9 orang. Sementara, jumlah relawan yang terdaftar di Sumut 268 orang. Mereka berasal dari 24 organisasi dan lembaga. Dari angka itu, 199 orang telah diberangkatkan ke Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh dan Medan. Sedangkan 69 relawan masih menunggu pemberangkatan. (rif/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads