Yohanes Bekerja dan Ditembak di Fluid Club Hilton
Sabtu, 01 Jan 2005 22:37 WIB
Jakarta - Salah seorang Supervisor di Hotel Hilton, Arnold, 35 tahun mengatakan bahwa Yohanes Brachmans Haerudy Natong, ditembak di Fluid Club, Hotel Hilton yang terletak di lantai 2. "Saat peristiwa terjadi, saya tak ada di tempat. Fluid di Hilton ada 2, Fluid Club dan Fluid Lounge. Saat itu saya berada di Fluid Lunch," kata Arnold kepada wartawan di Rumah Duka RS Carolus, Sabtu (1/1/2005).Di tempat tersebut, menurut Arnold, Yohanes bekerja sebagai runner, yaitu orang yang menjadi penghubung antara kasir dengan pembeli. "Di club itu musiknya keras, jadi saya gak tahu," kata Arnold.Ketika ditanya siapa yang tahu persis, Arnold mengatakan ada wanita bartender yang tahu persis bernama Cut Nina. "Saat itu dia berada di samping korban," katanya.Seperti diberitakan sebelumnya, Johanes (25) seorang kasir tewas ditembak di Hotel Hilton Sabtu (1/12/2004) pukul 03.30 WIB. Pelakunya diduga adik seorang pemilik hotel Hilton bernama Adiguna Sutowo. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, sebelum kejadian Johanes yang bekerja sebagai kasir di diskotik yang berada di hotel bintang lima itu terlibat pertengkaran dengan Adiguna yang kala itu mengunjungi hotel tersebut. Adiguna diketahui sebagai adik pemilik Hotel Hilton Pontjo Sutowo.
(jon/)











































