Ini disampaikan oleh anggota Dewan Pertimbangan Golkar MS Hidayat. Dirinya menyatakan, Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) sendiri yang menyampaikan tekad menjadi pemimpin Koalisi Merah Putih itu.
"Dua atau tiga hari yang lalu saya berbicara dengan Ketua Umum (Ical), dia tetap bertekad bahkan memimpin Koalisi Merah Putih ini di parlemen," kata Hidayat di kediamannya, Jl Cipaku II, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar bagian dari Koalisi Merah Putih yang sudah mendeklarasi dirinya sebagai oposisi. Visi saya mengenai koalisi, dia harus jadi oposisi yang konstruktif," tutur senior Golkar ini.
Nantinya, posisi koalisi pemerintahan dan koalisi di luar pemerintahan akan lebih jelas usai MK memutuskan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) tanggal 21 Agustus 2014. Jika saja nanti Golkar jadi partai oposisi, Hidayat sadar Golkar belum punya cukup pengalaman berada di luar pemerintahan. Namun Hidayat yakin kader-kader Golkar di DPR akan belajar dengan cepat.
"Tentu tak bisa segera, mesti ada pembelajaran, barangkali hanya dalam masa yang singkat, karena Golkar bersikap pragmatis dan cukup cepat belajar, serta punya legislator dan anggota DPR yang handal," kata Hidayat.
(dnu/jor)











































