Kendaraan menuju gerbang tol Pasteur Bandung macet hingga ke atas Fly Over Pasupati tepatnya dari atas Biofarma Bandung. Penyebab kemacetan panjang ini terjadi di antaranya karena antrean di SPBU di Jalan Dr Djundjunan (Pasteur).
Mereka berbaris mengantre untuk mengisi premium di SPBU 34-40116 sebelum masuk ke tol. SPBU ini merupakan SPBU terakhir yang bisa dijumpai sebelum memasuki tol.
"Takut habis di tol. Isi dulu sekarang. Daripada mahal harus isi pertamax," ujar Selvie (46) warga Halim Jakarta. Ia datang bersama sejumlah keluarganya untuk menghadiri acara hajatan. Ia mengaku mengetahui adanya pembatasan bahan bakar bersubsidi dari media massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun menyatakan tak setuju dengan kebijakan pembatasan premium di rest area tol. Karena selain repot, menurutnya hal itu tak efisien. "Menurut saya kebijakan pemerintah ini sia-sia. Orang akan mengisi sebelum masuk tol sama seperti saya. Sekarang kan malah repot," tuturnya.
Rahma (23) mahasiswa asal Jakarta yang baru berlibur di Bandung bersama teman-temannya itu pun mengaku sengaja membeli bahan bakar sebelum masuk tol. "Tau dari berita-berita kalo enggak ada premium di rest area, ya isi dulu sekarang. Kita kan mahasiswa, irit daripada buat pertamax sayang uang," tuturnya
Staf pengawas SPBU Pertamina 34-40116 Slamet menuturkan ini adalah weekend pertama sejak diberlakukannya kebijakan pembatasan bahan bakar bersubsidi. Ia pun menyebut ada peningkatan konsumsi sejak Sabtu (9/8/2014) kemarin dan juga hari ini.
"Dari kemaren ada peningkatan dari 40 kiloliter jadi 60 kiloliter untuk premium. Itu karena adanya pembatasan di rest area," terangnya.
Posisi SPBU ini yang berada kurang dari 500 meter sebelum masuk gerbang tol Pasteur membuat banyak kendaraan rela mengantre.
"Sejak siang banyak yang mengantre. Paling panjang sampai 18 kendaraan kebelakang. Dan kebanyakan yang mengisi untuk Sabtu Minggu ini yang berplat di luar Bandung," katanya.
Slamet mengakui antrean kendaraan yang ingin masuk ke SPBU ini membuat kemacetan. Karena tak jarang mobil yang berada di jalur tengah memaksa masuk hingga memotong jalur.
"Karena kan ini SPBU terakhir sebelum masuk tol," katanya. Seluruh dispenser atau pompa dibuka, yang terdiri dari 10 selang untuk premium, 4 untuk solar, 4 untuk pertamax dan 2 untuk pertamax plus 2.
"Kami tawarkan dulu pertamax, tapi ya kebanyakan memang maunya isi premium," ungkapnya. Ia menyebut rata-rata kendaraan mengisi Rp 150 ribu ke atas atau full tank," tambahnya.
Hingga pukul 19.30 WIB, antrean kendaraan di SPBU ini masih terjadi.
(tya/jor)










































