Kantong Mayat, Masker dan Obat Sangat Dibutuhkan di Aceh

Kantong Mayat, Masker dan Obat Sangat Dibutuhkan di Aceh

- detikNews
Sabtu, 01 Jan 2005 14:32 WIB
Jakarta - Situasi di Banda Aceh, ibukota propinsi Nagroe Aceh Darussalam (NAD) masih mencekam. Ratusan mayat masih ada di beberapa tempat, dan belum dikebumikan. Bau busuk menyengat di mana-mana. Para relawan dan warga yang lalu lalang terpaksa harus menggunakan masker atau penutup mulut dan hidung.Sampai hari ke 7 sejak gempa dan gelombang tsunami melanda Aceh, ratusan lebih mayat belum berhasil dikebumikan. Tim relawan yang terus berdatangan, banyak mengalami kesulitan melakukan evakuasi. "Sekarang ini jumlah kantong mayat tak mencukupi untuk membawa mayat-mayat itu. Selain itu banyak warga dan relawan yang membutuhkan masker," kata Zaelani, relawan dari PB HMI saat dihubungi melalui sambungan telepon satelit, Sabtu (1/1/2004).Ancaman terhadap terjangkitnya penyakit kolera, disentri dan penyakit lain juga tengah mengancam. "bakteri beterbangan, karena banyak mayat yang belum dikuburkan. Sementara ditempat pengungsian, mereka kekurangan air bersih," katanya.Stok makanan, menurut Zaelani telah sampai ke tempat-tempat pengungsian. "Jumlahnya sudah mencukupi untuk beberapa hari. Tetapi perlu ada mekanisme ditribusi yang sefektif, karena sampai sekarang banyak makanan yang menumpuk di Bandara Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh," kata Zaelani. (jon/)


Berita Terkait