Ruko yang terletak di Jl Wibawa Mukti, Jatiasih, Kota Bekasi, itu diketahui baru disewa oleh sebuah keluarga 6 bulan lalu. Selain warung kebab, ruko itu juga dijadikan toko yang menjual peralatan dan bahan-bahan kebab.
"Dia baru 6 bulan mengontrak di sini bersama keluarganya. Ada 6 orang," kata petugas sekuriti sekitar ruko yang enggan menyebutkan namanya, Minggu (10/8/2014) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesehariannya dia jual alat-alat kebab dan dia suka pakai baju gamis putih," ujar petugas sekuriti itu.
Penjaga keamanan perumahan itu mengaku tak tahu nama kepala keluarganya. Namun keluarga itu dikenal rajin menjalankan ibadah di masjid Perumahan Telkom Satwika Permai yang berada tepat di depan ruko tersebut.
"Dia rajin salat, tapi saya nggak tahu namanya," ujar petugas sekuriti itu.
Jajaran Polda Metro Jaya bersama Densus 88 melakukan aksi penangkapan di ruko kebab itu dengan membawa 7 orang, salah satunya diduga terkait aksi terorisme. Dugaan aktivitas terorisme itu berupa pendanaan Ubaid di Aceh pada tahun 2010 lalu. Pria yang ditangkap itu juga diduga mendeklarasikan bergabung dengan ISIS.
(vid/vid)










































