"Ini sudah dua kali pertemuan tim Malaysia dengan tim Indonesia. Minggu ketiga bulan ini akan diadakan pertemuan ketiga," ungkap Panglima TNI Jenderal Moeldoko usai acara diskusi di sekretariat OI Iwan Fals, Jalan Leuwinanggung, Depok, Jabar, Sabtu (9/8/2014).
Moeldoko mengaku telah memberikan penekanan kepada tim untuk bekerja cepat. Ia menyatakan akan membongkar tiang pancang tersebut jika pihak Malaysia berlama-lama dalam proses negoisasi untuk menentukan keputusan siapa yang akan membongkar tiang pancang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan siapa yang akan membongkar itu, jadi kalau pihak Malaysia lama-lama tidak mau bongkar, kita akan membongkar. Begitu kira-kira," sambung jenderal Bintang 4 itu.
Sebelumnya Moeldoko menjelaskan, tiang pancang itu dibangun di area kontinental milik Indonesia. Itu berarti daratan yang digunakan Malaysia untuk membangun tiang pancang adalah milik Indonesia.
"Namun kalau perairannya memang masih abu-abu, karena masalah laut ini sangat rumit. Tapi kalau tanahnya itu milik kita," jelas Moeldoko.
(ear/vid)










































