Agung Laksono Terancam Dipecat dari Kursi Waketum Golkar

Munas Golkar

Agung Laksono Terancam Dipecat dari Kursi Waketum Golkar

- detikNews
Sabtu, 09 Agu 2014 10:16 WIB
Agung Laksono Terancam Dipecat dari Kursi Waketum Golkar
Jakarta - Internal Golkar semakin terbelah pasca kekalahan Prabowo-Hatta di Pilpres 2014. Sejumlah elite menyatakan kesiapan menjadi Ketum baru pengganti Aburizal Bakrie. Ical tak tinggal diam, Agung Laksono yang mendesak Munas digelar tahun ini terancam kehilangan kursi Waketum.

"Semangat demokrasi di tubuh Golkar tampaknya kian memudar. Otoritarianisme dari elit nya semakin terlihat. Ini terjadi dengan bertubi-tubinya ancaman kepada pihak-pihak yang berbeda dengan orientasi politik DPP. Wakil Ketua Umum Agung Laksono pun tidak juga luput dari ancaman tersebut," kata politikus muda Golkar yang merapat ke Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh, kepada detikcom, Sabtu (9/8/2014).

Agung memang giat mendorong Munas dilaksanakan Oktober 2014 demi AD/ART. Sementara itu Ical dan Ketua Wantim Akbar Tandjung menegaskan Munas tetap akan digelar tahun 2015 sesuai rekomendasi Rapimnas Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agung Laksono yang mendorong Munas dilaksakan Oktober terancam didepak dari posisinya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar," kata Poempida.

Tidak hanya itu saja, semua pengurus daerah pun terancam dibekukan apabila menyuarakan atau mendorong Munas diselenggarakan di Oktober 2014. Poempida melihat semangat demokrasi di tubuh Golkar telah memudar.

"Otoritarianisme dari elit nya semakin terlihat. Ini terjadi dengan bertubi-tubinya ancaman kepada pihak-pihak yang berbeda dengan orientasi politik DPP," pungkasnya.

Lalu akankah Agung Laksono yang terus mendesak Ical mengucapkan selamat ke Jokowi-JK benar-benar dipecat dari DPP Golkar?

(van/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini