Gubernur Jatim Kecam Warga Surabaya

Hura-hura Tahun Baru

Gubernur Jatim Kecam Warga Surabaya

- detikNews
Sabtu, 01 Jan 2005 02:59 WIB
Surabaya - Gubernur Jawa Timur Imam Utomo mengecam warga Surabaya yang masih merayakan tahun baru dalam suasana hura-hura. Padahal sebelumnya, warga sudah diperingatkan agar menyambut tahun baru dalam suasana prihatin."Seharusnya pergantian tahun ini kita lakukan dengan berdoa dan prihatin karena saudara-saudara kita di Aceh dan sekitarnya sedang mengalami musibah. Mereka tidak mengenal lagi apa sekarang pergantian tahun atau tidak. Jadi tidak perlu hura-hura dan berlebihan," kata gubernur dalam sambutan tahun baru di Gedung Negara Grahadi, Jl.Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu (1/1/2005).Meskipun gubernur menyambut tahun baru dengan acara tahlilan untuk korban bencana di Aceh dan Sumut bersama ulama dan anak-anak panti asuhan, tetapi di luar Gedung Negara Grahadi, ribuan massa memadati jalanan kota Surabaya.Mereka menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4, berarakan di sepanjang jalan-jalan utama Surabaya, seperti Jl.Panglima Sudirman, Jl.Gubernur Suryo, Jl.Tunjungan, dan Jl.Raya Darmo. Walaupun sebelumnya sempat hujan deras, suasana semakin ramai sejak pukul 22.00 WIB karena hujan mulai mereda.Arak-arakan sepeda motor berlalu dengan ribut, karena pengendaranya malah meraung-raungkan mesin sepeda motornya. Bahkan tidak sedikit yang melepas knalpot motornya, lalu berdiri di atas motor tanpa menggunakan helm. Tidak terasa ada suasana keprihatinan.Ini menyebabkan lalu lintas menjadi padat merayap. Terlebih lagi, masih ada beberapa tempat yang menggelar acara dan panggung hiburan, seperti di halaman bekas Bioskop Mitra dan di depan Balaikota. Tapi di antara suasana hingar bingar itu, masih ada sekelompok mahasiswa yang melakukan doa bersama serta menggalang dana untuk korban bencana di Aceh dan Sumut. Mereka berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi sambil menyalakan lilin. (ast/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads