Kader Muda Masih Sulit Jadi Ketum Golkar, Agung dan MS Hidayat Calon Terkuat

Kader Muda Masih Sulit Jadi Ketum Golkar, Agung dan MS Hidayat Calon Terkuat

- detikNews
Sabtu, 09 Agu 2014 08:14 WIB
Kader Muda Masih Sulit Jadi Ketum Golkar, Agung dan MS Hidayat Calon Terkuat
Jakarta - Agung Laksono dan Mohamad Suleman Hidayat dianggap punya peluang sama untuk menduduki kursi ketum Partai Golkar. Dia menilai kader muda akan kesulitan menggalang dukungan menjadi orang nomor satu di Golkar.

"Sulit kalau yang muda. Ini masalah faktor latar belakang dan kemampuan konsolidasi ke partai depan. Agung Laksono dan MS Hidayat sama-sama kuat. Ini seperti pertarungan Ical dan Surya Paloh di 2009 yang sengit," ujar pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes saat dihubungi detikcom, Jumat (8/8/2014) malam.

Siapapun yang terpilih menjadi ketum Golkar di antara Agung dan MS Hidayat, keduanya sama-sama akan memilih posisi aman dengan membawa gerbong partai mendukung pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau putusan MK tetap mensahkan Jokowi-JK, maka koalisi Jokowi-JK lebih menjanjikan. Kalau oposisi belum dilihat aman karena status Golkar di partai pemerintahan," sebutnya.

Namun, untuk merealisasikan salah satu dari keduanya menjadi ketum diperlukan suara mayoritas DPD Tingkat I.

"Tergantung suara DPD Tingkat I. Kalau mayoritas ke arah sana, ya bisa saja tahun ini. Kalau enggak ya masih sulit," katanya.

Waketum Golkar Agung Laksono telah menyatakan niatnya untuk menggantikan Ical. Dia memilih Fahmi Idris sebagai ketua tim pemenangan serta Indra J Piliang dan Nurul Arifin sebagai anggotanya.

MS Hidayat juga menyatakan kesiapannya bertarung untuk perebutan kursi ketua umum Partai Golkar. MS Hidayat akan menggelar deklarasi di Bandung hari ini.

(hat/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini