"Ada pensiunan, ada yang doktor di bidang tertentu, ada yang memang relawan, dari daerah juga banyak. Tokoh partai ada, dari Golkar ada yang melamar," ungkap Deputi Kantor Transisi Jokowi-JK Andi Widjajanto di markasnya, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (8/8/2014) malam.
Ternyata pelamar berasal dari berbagai kalangan, termasuk politisi Golkar. Lantas siapa pula politisi Golkar yang melamar itu? Apakah sosok itu merupakan tokoh struktural dan dikenal publik?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, ada pula kepala daerah yang ikut melamar menjadi menteri. Kepala daerah itu merupakan bupati daerah tertentu, yang lagi-lagi Andi tak ingin menyebut secara spesifik.
"Ada juga kepala daerah yang masih aktif, melamar jadi menteri, seingat saya bupati. Semua ini kami tampung satu persatu," katanya.
Belakangan beredar penolakan terhadap sosok Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning yang digadang jadi Menteri Kesehatan. Andi enggan berkomentar banyak mengenai hal ini. Dia hanya menjelaskan, perkara calon menteri-menteri berikut jumlah kementeriannya akan secara lebih terfokus dibahas usai tanggal 15 September 2014.
"Sampai di sini kami tidak menerima mandat dari Pak Jokowi untuk menyeleksi nama. Yang kami terima itu membangun struktur kabinetnya. Soal nama, nggak. kami tumpuk saja, nanti dilaporkan ke Pak Jokowi. Pak, ini kami melaporkan, ini yang melamar menteri ini, yang ini begini, sudah," jawabnya.
(dnu/fdn)











































