Luruskan Tafsiran Yang Salah, Ahok Boyong Kadis Rapat Dengan Kepala LKPP

Luruskan Tafsiran Yang Salah, Ahok Boyong Kadis Rapat Dengan Kepala LKPP

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2014 20:36 WIB
Luruskan Tafsiran Yang Salah, Ahok Boyong Kadis Rapat Dengan Kepala LKPP
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memboyong beberapa pejabat pemprov DKI dalam rapat dengan Kepala LKPP, Agus Rahardjo. Kader Gerindra yang biasa disapa Ahok ini beralasan ingin menyamakan persepsi dengan bawahannya soal Perpres 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa dan Pemerintah.

“Kami ingin luruskan tafsiran yang salah. Kali ini saya bawa (SKPD) agar tafsiran peraturan yang sepotong-sepotong itu bisa jadi lurus,” kata Ahok di kantor LKPP, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2014). Rapat tersebut dilakukan selama hampir tiga jam, yakni sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 17. 00 WIB.

Ikut dalam rapat antara lain Kadis PU Manggas Rudy Siahaan, Kadis Perumahan Yonathan Pasodung, Wakadishub Benyamin Bukit, Biro Kepala Daerah dan Hubungan Luar Negeri Heru Budi Hartono, Kepala Inspektorat Franky Mangatas Panjaitan, dan beberapa pejabat pemprov lainnya, serta pejabat LKPP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom, suara Ahok beberapa kali terdengar meledak-ledak saat rapat. “Ada dinas yang ngotot mengutip Perpres yang menyatakan tiap belanja di atas Rp 200 juta harus melalui tender. Padahal ada pasal mengatakan itu diperbolehkan jika dicantumkan di e-catalog kalau mengacu pada aturan LKPP. Jadi ini kecerdasan yang luar biasa, cari-cari alasan biar enggak ada pengadaan barang,” ujarnya.

Ahok juga banyak menuturkan kendala dalam pengadaan di berbagai dinas, salah satunya Dinas PU, yakni soal perbaikan jalan inspeksi. Pemprov DKI saat ini sedang giat membersihkan jalur sungai, waduk dan rel kereta api.

“Jalan inspeksinya langsung dibuat beton, ada rambu-rambu sehingga Mikrolet bisa diarahkan lewat jalur inspeksi itu. Target saya 40 km lebih, dan satu sen pun enggak ada dana dari dinas PU. Saya sudah minta e-catalog, udah dibikin tapi jalannya enggak dibenerin,” ungkapnya.

(ros/kff)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads