Panggung Tahun Baru di Yogya Tetap Ramai

Panggung Tahun Baru di Yogya Tetap Ramai

- detikNews
Jumat, 31 Des 2004 22:48 WIB
Yogyakarta, - Perayaan tahun baru yang menghadirkan banyak panggung musik di beberapa sudut kota Yogyakarta tetap dipadati pengunjung. Acara Jogja All Out di Jogja Expo Center misalnya dipadati lebih dari lima ribu pengunjung. Pentas musik yang akan digelar di Area Parking Space Jogja Expo Center, sejak Jumat (31/12/2004) pukul 21.00 WIB sudah ramai pengunjung. Panggung ini akan menampilkan 100 band Jogja. Dari 100 band yang akan tampil tersebut, 11 diantaranya telah merilis album rekaman mayor label, 10 band indie Jogja, 29 band panggung serta 50 band yang lolos seleksi. Kegiatan ini akan menggunakan konsep tiga panggung rigging yaitu red and white stage yang di letakkan di kanan kiri panggung utama.Meskipun sudah ada imbauan agar menghindari hura-hura, acara ini tetap tidak lepas dari jingkrak-jingkrak penonton saat mendengarkan alunan musik. Sebelumnya, atas imbauan dari walikota Yogyakarta, semua panggung musik diminta untuk memformat ulang acara. Mereka diminta agar tidak menonjolkan sikap hura-hura tetapi ditekankan kepedulian terhadap bencana di Aceh. "Pokoknya dari setiap MC dan pemain yang manggung beberapa kali menekankan bahwa pertunukan ini dilakukan demi Aceh tetapi hura-hura itu tidak terhindarkan," kata Andi, team leader acara ini. Salah satu bentuk kepedulian di panggung musik ini adalah membatalkan pesta kembang api yang sebelumnya direncanakan menelan dana Rp 500 juta dan diganti dengan penyalaan seribu lilin. Dana dari sponsor Sampoerna ini akan disumbangkan untuk korban Aceh. Panggung lain yang cukup ramai pengunjung adalah pergelaran dengan tajuk Manifesto 2005 yang berlangsung di depan Monumen Jogja Kembali di Jl. Lingkar Utara, Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh sekitar seribu pengunjung dengan menghadirkan Dj Jerome dari Javabass Jakarta, Dj Low dari Kuala Lumpur, Dj Feaddz yang didatangkan khusus dari Paris.Penonton tidak terlalu banyak karena sempat terjadi tarik ulur mengenai jadi tidaknya acara digelar. Sebelum pertunjukan sempat ada rencana untuk membatalkan acara tetapi ternyata jalan terus. Salah satu acara yang dibatalkan adalah acara bertajuk "Mampir Tawa di Jogja" tepatnya di Plaza Monumen SO 1 Maret. Acara yang akan menampilkan dua budayawan kakak beradik Butet Kertaredjasa dan Djaduk Ferianto ini dibatalkan menyusul imbauan agar tidak menggelar pesta. (tis/)


Berita Terkait