Bantu Evakuasi, TNI Kirim Alat Berat ke Aceh

Bantu Evakuasi, TNI Kirim Alat Berat ke Aceh

- detikNews
Jumat, 31 Des 2004 20:27 WIB
Jakarta - Setelah memasuki hari ke 6 tragedi Aceh, Mabes TNI mengirimkan sejumlah alat-alat berat, Jumat (31/12/2004). Selain itu, Mabes TNI juga membentuk organisasi khusus yang mengatur prajurit yang bertugas di Aceh.Alat-alat berat yang dikirim adalah buldozer 4 buah, scope loader 4 buah, escavator 3 buah, grader 2 buah, crane 2 buah, roller 2 buah, trailer 2 buah, dump truck 12 buah, tangki air 2 buah, tangki bbm 1 buah. Peralatan ini dibawa dengan menggunakan KM Ganda Dewata dari Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta.Kepala Dinas Analisa Penerangan Mabes TNI Kol (Inf) DJ Nachrowi mengatakan, alat-alat tersebut akan tiba di Aceh 3 hari mendatang. "Alat-alat itu nantinya akan digunakan untuk membersihkan puing dan jenazah dan membuat jalan," tukas Nachrowi dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (31/12/2004). Nachrowi menjelaskan, organisasi yang mengendalikan prajurit yang membantu penanganan bencanaakan langsung dipimpin Asisten Operasi Kasum TNI dan Kapuspen TNI. "Selain itu, kami juga membentuk beberapa tim pendukung antara lain tim informasi, tim relokasi pengungsi, tim penanganan logistik, tim evakuasi jenazah dan tim kesehatan," tegasnya.Ia mengungkapkan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto sudah menginstruksikan agar seluruh kepala staf angkatan mengerahkan satuannya untuk membantu penanganan. Perintah tersebut dituangkan dalam telegram rahasia Panglima TNI No. 2008 tahun 2004 tanggal 30 Desember 2004.KSAD akan mengerahkan 3 batalyon, 4 ssk dan 1 pleton dari Kodam I Bukit Barisan. Selain itu juga akan dikerahkan 1 batalyon usur Zeni termasuk sejumlah peralatan berat.Sedangkan KSAL akan mengerahkan 1 batalyon gabungan marinir yang terdiri dari kesehatan dan Zeni serta 2 ssk yang terdiri dari bidang administrasi dan bantuan tempur. KSAL juga menyiapkan sarana angkutan laut berupa KRI. Sementara KSAU akan mengerahkan 4 ssk dan 1 sst untuk memberi dukungan angkutan udara kepada Kodam I Bukit Barisan dan 2 ssk marinir dari Pangkalan Halim Perdanakusuma ke Banda Aceh. (ton/)


Berita Terkait