Kedua pelaku, yakni RD dan PT terpaksa diberi hadiah timah panas di kakinya saat hendak kabur dari kejaran petugas. Kedua pelaku merupakan mantan outsorcing perawatan BTS mitra Telkomsel ini menggunakan modus berpura-pura hendak melakukan pengecekan Tower BTS, lalu melancarkan aksinya mencabut baterai BTS.
Keduanya kini dalam perawatan tim medis RS Bhayangkara Polda Sulselbar untuk pengobatan luka bekas tembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Resmob Polda Sulselbar, Kompol Yadin pada wartawan menyebutkan pelaku diduga melakukan aksinya sudah puluhan kali. Keduanya mampu mengelabui warga di sekitar tower BTS dengan menggunakan surat keterangan dan kartu identitas palsu mengatasnamakan Telkomsel.
Akibat maraknya pencurian baterai BTS ini mengakibatkan lemahnya jaringan provider selular bagi para konsumen penguna jasa Telkomsel.
(mna/try)











































