"Terlihat 7 kali lontaran lava pijar dengan ketinggian 100-500 meter. Padahal, hari-hari sebelumnya belum terlihat lontarannya. Saat ini status Gunung Slamet belum naik, masih tetap waspada," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet di Desa Gambuhan, Pemalang, Sudrajat, Jumat (8/8/2014).
Selain lava pijar, tampak pula sinar api pijar dari gunung yang meliputi lima Kabupaten tersebut. Jika pada hari sebelumnya hanya tercatat 4 kali sinar api, pada 24 jam terakhir terlihat 11 kali sinar api dengan ketinggiannya mencapai 50-500 meter.
"Suara dentuman juga meningkat. Jika sebelumnya hanya terdengar 7 kali, sepanjang Kamis hingga Jumat dini hari tercatat sudah 15 kali suara gemuruh dan dentuman," jelasnya.
Dalam 24 jam terakhir teramati letusan abu terjadi 8 kali dengan ketinggian antara 200-800 meter ke arah barat. Sementara dari sisi kegempaan ditandai dengan adanya gempa tremor harmonik, gempa embusan 380 kali, dan gempa letusan 46 kali.
"Tidak boleh ada aktivitas pada radius 2 km dari puncak. Kami juga melarang para pendaki naik," ujarnya.
(arb/try)











































