Batalkan Kontrak Band Geger, Pemkot Medan Gelar Zikir
Jumat, 31 Des 2004 17:45 WIB
Medan -
Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tampaknya perlu ditiru. Gara-gara musibah tsunami melanda Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), Pemkot Medan membatalkan pesta tahun baru. Kontrak dengan 'Band Geger' dibatalkan. Sebagai gantinya, Pemkot menggelar acara Doa dan zikir. Pembatalan pesta tahun baru ini disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Pemkot Medan Harlan Nasution kepada detikcom, Jumat (31/12/2004). "Pesta kembang api tahun baru dibatalkan. Kami akan menggelar doa dan zikir bagi korban bencana tsunami di Aceh," kata dia. Rencananya, acara doa dan zikir ini akan digelar di lapangan Merdeka, Medan mulai pukul 19.00 WIB. Bertindak sebagai penceramah Khofifah Indar Parawansa. Sedangkan zikir dan doa akan dipandu oleh KH Maruddin Mukmin. "Insya Allah akan hadir 30 ribu orang," kata dia. Menurut dia, sebenarnya perayaan tahun baru ini akan disponsori oleh pihak ketiga dan akan digelar di Lapangan Gajah Mada, Jl. Krakatau. Dan rencananya, akan digelar pesta kembang api. Selain itu, Band Geger akan memeriahkan aksi itu. "Tapi, karena ada musibah Aceh kita gagalkan. Kontrak dengan Band Geger juga dibatalkan," ungkapnya.
(asy/)










































