Cegah ISIS, Ini 4 Imbauan Kementerian Agama

Cegah ISIS, Ini 4 Imbauan Kementerian Agama

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2014 10:33 WIB
Cegah ISIS, Ini 4 Imbauan Kementerian Agama
Jakarta - Ideologi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang sekarang berganti nama Daulah Islamiyah bertentangan dengan Pancasila. Kementerian Agama (Kemenag) pun memberikan imbauan untuk mencegah meluasnya ISIS di Indonesia.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Zubaidi melalui situs Kementerian Agama, Jumat (8/8/2014), menyatakan pandangan ISIS bahwa Pancasila adalah thagut atau berhala yang harus diperangi, sudah melampaui batas.

Cara-cara radikal dan kekerasan dalam memperjuangkan negara Islam di Irak dan Suriah, juga menjadi cermin nyata bahwa organisasi ini berpaham radikal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zubaidi menambahkan, Kemenag memandang bahwa peran ormas Islam, tokoh agama, mubaligh, dan dai dalam pencegahan penyebaran ISIS sangat vital. Untuk itu, Kemenag melalui Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam akan menggelar Silaturahim bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dengan Pimpinan Ormas Islam dan Seminar Nasional dengan tema "Fenomena ISIS bagi NKRI dan Islam Rahmatan Lil β€˜Alamin" Sabtu (9/8/2014) besok di Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sebagai langkah pencegahan, berikut imbauan Kementerian Agama terkait fenomena ISIS:

1. Bahwa ideologi ISIS yang mengusung konsep Daulah Islamiyah (Kekhalifahan Islam) global sangat bertentangan dengan prinsip NKRI, kesejarahan Islam dan penyebarannya di Nusantara.

2. Seluruh stakeholders Kemenag dari pusat hingga daerah agar berperan aktif menyampaikan imbauan kepada umat untuk senantiasa mewaspadai terhadap pengaruh dan kemunculan ISIS karena dapat merusak tata kehidupan yang telah dibangun di atas prinsip toleransi dan perdamaian.
Jika ditemukan indikasi ke arah tersebut agar segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

3. Kami bersama para ulama, ormas Islam dan tokoh-tokoh agama mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk meningkatkan kehati-hatian dalam menyikapi isu gerakan ISIS. Kita berkomitmen bahwa apa pun yang berpotensi merusak perdamaian NKRI, harus segera dicegah dan ditangani secara komperehensif.

4. Dalam menyikapi isu ISIS tersebut, seluruh umat Islam Indonesia dan ormas Islam harus selalu mengedepankan semangat Ukhuwah Islamiyah dan kerukunan nasional. Umat Islam dan segenap kekuatan bangsa tidak boleh terpecah-belah dan terjebak dalam strategi adu-domba yang dapat merugikan kepentingan umat yang lebih besar.

(nik/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads