Lewat Youtube, SBY Bicara Tentang Transisi Presiden dan Sikap PD

Lewat Youtube, SBY Bicara Tentang Transisi Presiden dan Sikap PD

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2014 02:00 WIB
Lewat Youtube, SBY Bicara Tentang Transisi Presiden dan Sikap PD
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merilis video di Youtube tentang masa transisi dari pemerintahannya ke presiden terpilih. Di akhir video tersebut, SBY juga bicara tentang partai yang dipimpinnya, Partai Demokrat.

Video berdurasi 14 menit tersebut diunggah di akun Youtube milik SBY pada Kamis (7/8/2014). Hingga pukul 01.32 WIB, Jumat (8/8/2014), video berjudul 'Apa tanggapan Presiden SBY terhadap proses transisi capres terpilih?' ini sudah ditonton 2.249 kali.

Dalam video berformat wawancara itu, SBY yang memakai batik lengan pendek berwarna oranye dimintai tanggapan tentang transisi dari pemerintahannya ke Jokowi di tengah sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Menurut SBY, itu adalah hal yang wajar namun harus memperhatikan pengambilan waktunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan asumsi Pak Jokowi nantinya akan menjadi presiden terpilih atau pada akhirnya Mahkamah Konstitusi mengukuhkan Pak Jokowi sebagai presiden terpilih, sebenarnya itu hak Pak Jokowi sepenuhnya untuk mempersiapkan diri sebelum 20 Oktober mendatang, baik Pak Jokowi sendiri atau kabinet yang hendak dipimpinnya," ucap SBY di awal wawancara.

SBY juga bicara tentang kebijakannya agar tidak ada pengambilan keputusan besar-besaran oleh para menterinya di masa transisi. Ia lalu menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan kebijakannya saat mempercepat pensiun Jenderal Budiman yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD.

"Selama ini penggantian kepala staf angkatan itu bisa dilakukan jauh sebelumnya, ada yang kurang setahun karena itu untuk kepentingan organisasi bukan untuk kepentingan orang seorang," jawabnya.

Tentang pemilihan menteri, SBY menasehati Jokowi bahwa ia tidak bisa memuaskan semua pendukungnya yang telah mengusulkan nama menteri. Terakhir, SBY menjawab pertanyaan tentang sikap Partai Demokrat meski video ini diunggah di akunnya sebagai presiden.

(imk/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads