Besok, Depdagri Kirim 106 Praja IPDN ke Aceh

Besok, Depdagri Kirim 106 Praja IPDN ke Aceh

- detikNews
Jumat, 31 Des 2004 16:52 WIB
Jakarta - Jika tidak ada aral melintang, Sabtu, (1/1/2005), besok, Depdagri akan memberangkatkan sekitar 106 praja IPDN dari 300 praja yang direncanakan ke wilayah Aceh.Pengiriman praja ini untuk membantu kelancaran pemerintahan yang lumpuh di daerah yang paling parah terkena gempa dan tsunami pada Minggu, (26/12/2004), lalu.Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Depdagri Ujang Sudirman di kantor Depdagri, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat, (31/12/2004)."Praja IPDN tingkat tiga mulai diberangkatkan besok sekitar 106 orang dari 300 praja yang direncanakan. Mereka akan ditugaskan selama satu bulan, dan untuk bulan selanjutnya akan dikirim lagi," kata UjangSemula, Depdagri akan langsung mengerahkan 300 praja IPDN ke Aceh. Namun rencana itu terhambat karena kendala cuti Natal dan tahun baru yang jadwalnya sampai 8 Januari 2005."Jadi, tidak semua meraka akan datang besok, tetapi ada pemanggilan ke Jakarta untuk praja-praja tersebut guna melapor ke IPDN Cilandak. Kita harap terpenuhi sampai 300 orang," kata dia.Praja-praja tersebut akan dikirim ke daerah prioritas yang membutuhkan pendamping atau tim asistensi pemerintahan. Daerah-daerah tersebut adalah Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Timur, dan Pidie. Sedangkan Meulaboh, jika jalur transportasinya sudah pulih kembali, dikatakan Ujang, sangat memungkinkan pihaknya mengirim praja-praja tersebut ke sana.Praja-praja ini, lanjut dia, akan bertugas mendata penduduk dan aparatur, selanjutnya membuat kantor darurat, mengidentifiksi kantor pemerintah daerah, mengkoordinasi antar instansi terkait dan melayani kebutuhan dasar masyarakat Aceh.Ujang juga menambahkan praja IPDN tersebut sudah cukup mendapat imlu pemerintahan saat mengenyam pendidikan, namun mereka belum pernah terjun langsung di lapangan."Karena belum pernah terjun langsung ke lapangan, maka praja-praja tersebut didampingi pejabat struktural Depdagri, yakni pejabat eselon I-IV," katanya. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads