Bantu Survei Anas, Denny JA Minta LSI Dapat Akses ke PD

Bantu Survei Anas, Denny JA Minta LSI Dapat Akses ke PD

- detikNews
Kamis, 07 Agu 2014 16:29 WIB
Bantu Survei Anas, Denny JA Minta LSI Dapat Akses ke PD
Foto suasana persidangan di Pengadilan (Ferdinan/detikcom)
Jakarta - Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengaku memberi bantuan berupa survei dan iklan politik untuk pencalonan Anas Urbaningrum sebagai ketum Partai Demokrat. Bantuan gratis diberikan dengan syarat Denny mendapat akses ke Demokrat untuk keperluan konsultan politik ataupun survei.

"Janji di sini bukan janji Anas akan aktif.β€Ž Yang penting, 'Nas jangan kamu halangi akses saya masuk ke Demokrat'. Cukup jangan halangi saya," kata Denny JA saat bersaksi untuk Anas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Menurut Denny, akses masuk ke Partai Demokrat sangat sulit. Apalagi banyak lembaga survei yang juga menginginkan masuk ke partai pemenang Pemilu 2009 tersebut. Survei yang dilakukan kepada pimpinan DPC-DPC Demokrat dilakukan untuk mengukur tingkat keterpilihan Anas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu saya tanya Anas, dia bilang dia tidak punya dana. Saya percaya karena dia kan hanya aktivis dulu dan dari KPU. Jadi saya tidak keberatan survei pakai dana pribadi saya," tuturnya.

Survei dilakukan LSI dengan mengirimkan pesan singkat kepada para Ketua DPC yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketum. Dengan begitu, LSI dapat mengukur dukungan para pimpinan cabang kepada Anas.

"Ada 530 pemilik suara, hanya 270 nomor HP yang digunakan untuk mendengar siapa yang dipilih untuk ketum. Kita menggunakan SMS memberitahu ternyata Anas yang memimpin paling dekat dengan hati para pemilih," sambungnya.

Menurut Denny, kegiatan survei untuk Anas akan mengangkat reputasi LSI apalagi Anas pada Mei 2010 terpilih sebagai ketum Demokrat.

"Saya bangga bisa memenangkan saudara Anas. Reputasi saya akan naik. Karena saya hanya backup saja dan biayanya terukur maka pakai biaya pribadi saja tidak masalah," sambungnya.

Denny menjelaskan lembaga surveinya hanya membantu tim pemenangan Anas. Selain survei, LSI berperan membentuk opini publik terhadap Anas dengan membuatkan iklan politik di media massa. "Saya bentuk opiβ€Žni publik bahwa bukan Andi Mallarangeng yang paling kuat yang isunya dibackup Cikeas," katanya.

"David melawan Goliath. Kalau dia menang itu dahsyat sekali, reputasi saya akan naik. Karena saya hanya back-up saja dan biayanya terukur, maka pakai biaya pribadi saja tidak masalah," sambung Denny.

Dalam dakwaan Anas, Jaksa KPK menyebut Anas pernah menerima bantuan survei secara gratis dari LSI ketika mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2010

Jaksa menyebut, Anas mendapat survei gratis dikarenakan, jika terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, LSI dijanjikan mendapat akses untuk mengadakan survei pemilukada bupati atau walikota dari Partai Demokrat.β€Ž

(fdn/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads