"Saat itu saya tanya Anas, dia bilang dia tidak punya dana. Saya percaya karena dia kan hanya aktivis dulu dan dari KPU. Jadi saya tidak keberatan survei pakai dana pribadi saya," ujar Denny dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2014).
Survei dilakukan LSI dengan mengirimkan pesan singkat kepada para ketua DPC yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketum. Dengan begitu, LSI dapat mengukur dukungan para pimpinan cabang kepada Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Denny, kegiatan survei untuk Anas akan mengangkat reputasi LSI apalagi Anas pada Mei 2010 terpilih sebagai ketum PD.
"Saya bangga bisa memenangkan saudara Anas. Reputasi saya akan naik. Karena saya hanya backup saja dan biayanya terukur maka pakai biaya pribadi saja tidak masalah," sambungnya.
Denny menjelaskan lembaga surveinya hanya membantu tim pemenangan Anas. Selain survei, LSI berperan membentuk opini publik terhadap Anas dengan membuatkan iklan politik di media massa. "Saya bentuk opini publik bahwa bukan Andi Mallarangeng yang paling kuat yang isunya dibackup Cikeas," sebutnya.β
(fdn/sip)











































