Polisi Korban Tsunami Minta Foto Pernikahan Dipajang
Jumat, 31 Des 2004 16:34 WIB
Yogyakarta - Iptu Gunawan Rachmat, anggota Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tewas dalam bencana tsunami di Aceh telah dimakamkan di Aceh. Sementara itu tiga anggota Brimob lainnya yakni Brigadir Susilo Handoko, Briptu Gunawan dan Abrip Nurdianto hingga kini belum ditemukan.Istri Iptu Gunawan, Ny Dwi Endang Wahyuni kepada wartawan di Asrama Brimob Polda DIY di Gondowulung Banguntapan Bantul, Jumat (31/12/2004) menyatakan, dirinya sudah merelakan kepergian suami tercintanya. Meski berbagai kenangan manis dan pahit yang dialami selama hampir hidup bersama selama tiga tahun sekarang tinggal kenangan saja."Kami juga sudah diberitahu oleh atasan Mas Gunawan bila jenazahnya telah dimakamkan di sana. Kami ikhlas dan hanya bisa berdoa agar diberi kekuatan dan ketabahan," katanya. Ia mengaku tidak mendapat firasat apa pun sebelum kejadian. Namun setelah melihat berita di televisi Aceh diguncang tsunami, hatinya merasa berdebar-debar dan gelisah.Sehari sebelum terjadinya bencana, pada Sabtu (25/12/2004) pagi suaminya menelepon lewat handphone. Saat itu suaminya hanya menanyakan kabar di rumah dan kesehatan anak satu-satunya, Tiara Sarmila Habibah (1,5)."Selain itu, Mas Gun hanya berpesan agar memasang foto dirinya saat pernikahan di ruang tamu dan selalu membersihkan rumah dan mengganti karpet lantai di ruang tamu," katanya. Semua permintaan Gunawan dituruti karena menurut Dwi, sudah menjadi kewajiban seorang istri di rumah dan menjadi seorang kepala keluarga di saat suami pergi bertugas.Dwi menyatakan, dia menikah dengan Gunawan pada awal tahun 2002 di Semarang. Guawana lahir 7/5/1977 berayahkan (alm) Bustami dan ibu Ny Kamsiah. Gunawan adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang tahun 2000 serta pernah mendapat pendidikan di Brimob Watukosek Malang Jawa Timur.
(nrl/)










































