"Saya yakin ini hanya gerakan politik ketidakpuasan, tetapi kalau sudah ada keputusan MK kan tidak ada lagi," kata Pramono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/8/2014).
Pramono juga menyatakan bahwa jika pansus ini dibentuk maka akan mencederai demokrasi. Padahal masyarakat sudah berpartisipasi untuk memberikan suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mendapatkan apresiasi dari seluruh warga bangsa dunia dengan dua calon yang bersaing ketat dan berjalan dengan damai dengan baik walau pun ada perbedaan. Kalau kemudian harus ada pansus ini menunjukan ada sesuatu yang terjadi," tutur Pramono.
(bpn/trq)











































