"Memang harus begitu. Apa-apa yang beliau ingin belum dikerjakan, ya harus kasih ke saya nanti," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/8/2014).
Ahok menyatakan dirinya harus siap sebagai konsekuensi politik. Namun baginya, PR itu sama saja dengan instruksi presiden, dan gubernur adalah kepanjangan tangan pemerintah pusat, sehingga sama saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun berencana untuk mengubah Perda Organisasi Tata Laksana (Ortala) Pemprov DKI. Sehingga dapat dilakukan perampingan jabatan struktural di jajaran Pemprov DKI.
"Kita kan lagi mau ubah Perda Ortala. Jadi kita ada pelantikan massal, semua mau kita ubah nih. Termasuk asisten jadi lima. Tahun ini kita harap selesai, seperti mengatasi banjir, mau bikin jalan inspeksi sungai," tutup Ahok.
(vid/ndr)











































