Terompet Tahun Baru di Pekanbaru Tidak Laku

Terompet Tahun Baru di Pekanbaru Tidak Laku

- detikNews
Jumat, 31 Des 2004 16:13 WIB
Pekanbaru - Musibah gempa dan tsunami di Aceh dan Sumut berdampak kepada pedagang terompet tahun baru di Pekanbaru. Terompet tidak laku. Minimnya penjualan terompet diduga karena masyarakat turut prihatin atas musibah Aceh dan tidak akan meniup terompet saat tahun baru. Ruas di Jl. Sudirman, Pekanbaru yang sering dijadikan mangkal dagangan terompet tahun baru, kini tampak sepi. Hanya beberapa orang saja yang masih nekat berjualan terompet tahun baru. Sepinya para penjual terompet ini, masih terkait dengan musibah gempa yang terjadi di Aceh dan Sumut.Imron (35), salah seorang penjual terompet di Jl. Sudirman, tepatnya di depan Kantor Pos Pekanbaru, sejak kemarin sudah membuka dagangan musiman itu. Tapi, selama dua hari ini pula, dari 250 berbagai jenis terompet untuk menyambut tahun baru itu, hanya laku sekitar sepuluh persen."Menyambut tahun baru kali ini dagangan kita sepi. Sejak dua hari berjualan hanya bisa terjual 20 terompet. Padahal tahun lalu, saya bisa menghabiskan lebih dari 200-an terompet," keluh Imron.Sejumlah pedagang terompet mengaku, sepinya dagangan mereka tidak terlepas dari imbas korban bencana di Aceh dan Sumut. Dagangan itu terpaksa mereka jual, karena sejulah bahan terompet seperti kertas karton, kerta kado, telah dibeli secara berangsur sebelum gempa dan badai tsunami terjadi di Aceh dan Sumut. "Kita menjual terompet ini, bukan berarti tidak prihatin atas musibah itu. Tapi, karena bahan terlanjur sudah kita beli, makanya kita tetap berjualan. Jangankan untung, pulang modal pun kita tidak. Yang ada cuma rugi," keluh Imron.Sepinya pembeli terompet ini, juga tidak terlepas imbauan pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru, untuk tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Pesta malam tahun baru yang semestinya di pusatkan di Jl. Gajah Mada depan Rumah Dinas Gubernur Riau, terpaksa dibatalkan. Sejumlah kontrak yang akan mendatangkan artis ibukota, semuanya juga dibatalkan.Malam tahun baru ini, pemerintah setempat hanya membuat malam amal untuk korban gempa dan badai tsunami di Aceh dan Sumut yang diselenggarakan di Balai Dang Merdu. Malam penggalangan dana amal ini, rencananya menghadirkan kelompok musik Bimbo. Undangan khusus ditujukan kepada pejabat pemerintah sekaligus mengumpulkan dana sumbangan untuk korban bencana alam di provinsi tetangga itu. (asy/)


Berita Terkait