Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti soal komik tejemahan terkait pubertas yang beredar di toko buku. Komik itu diterbitkan Elex Media itu dinilai permisif pada cinta sesama jenis.
"Isinya tentang homoseksualitas, cinta sesama jenis," kata Ketua KPAI Asrorun Niam dalam keterangannya, Rabu (6/8/2014).
KPAI meminta buku pubertas itu segera ditarik dari peredaran, dikhawatirkan memberi pengaruh tak baik dari segi norma agama dan etika kemanusiaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPAI, lanjut Niam, sudah melakukan koordinasi dengan Kabalitbang Kemdikbud. "Saya juga sudah komnikasi dengan pihak Gramedia, mengonfirmasi dan meminta untuk ditarik," terang dia.
Sementara itu, pihak Elex Media juga memberikan pernyataan dalam akun twitter @elexmedia.
"Terima kasih juga bagi yang ingatkan disclaimer cover Why:Puberty "untuk remaja dengan bimbingan orang tua" belum mencukupi, akan jadi perhatian kami," tulis Elex Media.
"Terima kasih untuk semua masukan akan buku Why: Puberty, semua masukan ini akan menjadi pertimbangan editor kami untuk publikasi ke depan," tutur Elex Media.
(mad/ndr)











































