"Data kita data yang diperolah dari saksi di tingkatan TPS, saksi kita kan paling lengkap bahkan nggak ada satu pun TPS yang tidak ada saksinya," kata kuasa hukum Prabowo-Hatta Habiburokhman di gedung MK Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (6/8/2014).
Habiburokhman mengatakan, data dimaksud adalah form hasil penghitungan suara di TPS atau Form C1. Habib menyebut data C1 milik saksi Prabowo-Hatta memang berbeda dengan yang dimiliki KPU atau saksi lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Habib mengklaim data C1 milik pihaknyalah yang paling benar meski berbeda dengan KPU atau pihak lain di TPS. Selain data C1, tentu data rekap di tingkatan atasnya.
"Tapi dasarnya itu paling rill C1 bukan rekap di tingkat kecamatan, kab/kota atau provinsi.
Lalu bagaimana meyakinkan bukti c1 Prabowo-Hatta lebih kuat dibanding data KPU? "Kita kan ada saksi dan alat bukti, disandingkan saja," tantang Habib.
(bal/bpn)











































