Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta (Kadisdik) Lasro Marbun berniat mundur dari jabatannya. Katanya, Lasro mengalami stress berat.
Permintaan Lasro mundur itu terbilang mengejutkan. Padahal ia baru menjabat sebagai Kadisdik DKI Jakarta baru sekitar 6 bulan.
"Dia (Lasro) memang nggak tahan dia. stressnya sudah terlalu tinggi kali di dinas itu. Dia minta pindah sudah. Lasro minta pindah, dia nggak sanggup di situ," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (6/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Lasro sih termasuk orang bagus, orang jujur. Tapi dia bilang ke saya, sudah terlalu parah di dinas pendidikan," ucap Ahok.
Menurut Ahok, modal baik saja tidak cukup untuk menjadi pejabat di DKI Jakarta. Kata politisi Partai Gerindra itu, mental kuat juga dibutuhkan karena pekerjaannya berat dan penuh tantangan.
"Makanya di sini yang dibutuhkan orang baik saja nggak cukup, mesti orang gendheng yang berani lawan. Orang baik banyak, yang berani lawan itu yang susah," imbuh Ahok.
Lasro dilantik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kadisdik, Rabu (12/2/2014) lalu. Ia semula menjabat sebagai Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Kabiro Ortala) menggantikan posisi Taufik Mulyanto.
(bar/gah)











































