"Laporan sekitar pukul 15.20 WIB," kata petugas Damkar Jakarta Utara bernama Ari saat dikonfirmasi, Rabu (6/8/2014).
Bahan bangunan semi permanen yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Namun pihak Damkar berhasil menguasai api kurang dari 60 menit, sehingga pada pukul 16.00 WIB, api pun sudah padam dan masuk tahap pendinginan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui penyebab kebakaran ini dan berapa jumlah kerugian materiil yang diderita para pemilik lapak. Jenis lapak yang terbakar juga belum diketahui, apakah lapak tempat tinggal atau warung biasa.
"Datanya masih dihimpun di lapangan," ujar Ari.
Sementara itu, kebakaran juga terjadi di dekat Pintu Tol Keluar Cibitung. Kebakaran di daerah Bekasi ini menimpa sedikitnya 7 warung. Api yang melahap warung-warung itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Api cepat membesar dan menghanguskan seluruh kios itu.
"Mulanya pukul 14.00 WIB, nggak sampai lima menit api langsung membesar karena angin juga. Mungkin ada 7 warung yang terbakar. Saya naik bus, belum ada unit Damkar," kata saksi mata bernama Yogi kepada detikcom.
Api yang cukup besar ini sempat menarik perhatian warga sekitar. Hingga Yogi menumpang bus umum, api besar itu masih membara, dan ia melihat sebua tempat penitipan motor di dekat api tersebut. "Saya naik bus 5 menit setelah mengambil foto itu api masih besar. Itu yang besar diduga karena ada penitipan motor, di situ juga ada pabrik," tutup Yogi.
Belum diketahui penyebab kebakaran di Bekasi ini. Namun pihak Damkar setempat telah menuju lokasi kejadian.
(vid/nwk)











































