Prabowo Nilai Pilpres Lebih Buruk dari Korut, Ini Tanggapan KPU

Prabowo Nilai Pilpres Lebih Buruk dari Korut, Ini Tanggapan KPU

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2014 15:48 WIB
Prabowo Nilai Pilpres Lebih Buruk dari Korut, Ini Tanggapan KPU
Jakarta - Capres Prabowo Subianto dengan lantang menyebut kualitas Pilpres di Indonesia lebih buruk dibanding Korea Utara, setelah dia dinyatakan kalah dalam keputusan KPU. Apa tanggapan KPU?

"Terlalu jauh mengaitkan praktek demokrasi elektoral Indonesia dengan Korut. Sampai dengan saat ini, dunia mengakui keberhasilan Indonesia dalam pemilu," kata Komisioner KPU Sigit Pamungkas kepada detikcom, Rabu (6/8/2014).

Sigit mengatakan, penyelenggaraan Pilpres di Indonesia bukan pekerjaan mudah jika dibandingkan dengan banyak negara yang gagal mengelola demokrasi elektoral.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada kekurangan dalam pemilu bukan berarti pemilu kita tidak demokratis. Pemilu kita berjalan dengan free and fair," kata Sigit.

"Adanya kandidat lebih dari satu dan masing-masing kandidat sama-sama memiliki peluang untuk menang dan kalah menjadi penanda tesendiri bahwa pemilu Indonesia tidak dapat disamakan dengan korut," tegas Sigit.

Menurut Sigit, Pilpres di Korea Utara hanya diikuti oleh kandidat tunggal dan pemilihannya lebih pada referendum dengan pilihan setuju atau tidak setuju dengan calon tunggal itu.

"Kualitas demokrasi elektoral kita dihormati dunia. Tidak ada di dunia ini praktik demokrasi elektoralnya sempurna. Ada saja hal-hal yang tetap dipersoalkan, termasuk pada negara-negara barat yang sudah mapan praktik demokrasi ellektoralnya," paparnya.

"Beliau mungkin keseleo saja dalam memberi perbandingan tadi," imbuh Sigit.

(bal/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads