"Sekarang sudah diremove tujuh. Tujuh yang source aslinya sudah dan kemudian yang 20 kloningannya. Hari ini kita akan rencanakan kalau bisa sama dengan kemarin, itu kita remove kembali," kata Menkominfo Tifatul Sembiring usai menghadiri acara Perayaan Hari Anak Nasional di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jaktim, Rabu (6/8/2014).
Jika nanti masih muncul video yang berhubungan dengan ISIS setelah pemblokiran ini, maka pihak Kemenkominfo akan terus mensisir dan melakukan pemblokiran kembali.
"Nanti kalau ada muncul lagi, kita remove lagi," ucap Tifatul.
Sedangkan terkait dengan orang yang mengunggah video kloningan ISIS maka Tifatul menyerahkan masalah tersebut kepada pihak Kepolisian.
"Soal itu (pelaku), unit cyber crime Mabes Polri juga sudah bekerja," ujar politikus PKS itu.
Sebelumnya Kemenkominfo mendapat masukan dari berbagai pihak seperti Komisi I DPR untuk memblokir video ISIS. Kemenkoinfo juga sudah mengirim surat resmi ke Google agar memblokir penyebaran paham ISIS melalui internet dan siaran YouTube.
(slm/nwk)











































