Prabowo Tuding Pilpres Lebih Buruk dari Korut, Tim Jokowi: Mungkin Mau Curhat

Prabowo Tuding Pilpres Lebih Buruk dari Korut, Tim Jokowi: Mungkin Mau Curhat

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2014 13:16 WIB
Jakarta - Di sidang MK, Prabowo Subianto menyebut pelaksanaan Pilpres di Indonesia seperti di negara totaliter, fasis dan komunis, bahkan lebih buruk dari Korut. Tim Hukum Jokowi-JK menilai apa yang disampaikan Prabowo itu sudah di luar konteks.

"Prabowo membandingkan dengan Korut itu sudah di luar konteks. Mungkin dia mau gunakan ini sebagai ajang curahan hati," kata anggota Tim Hukum Jokowi-JK, Taufik Basari di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2014).

Taufik yakin pernyataan Prabowo itu tidak akan berefek pada pendirian para hakim. Sebenarnya mantan Pangkostrad itu akan menyampaikan statementnya di awal, namun ketua MK Hamdan Zoelva meminta kuasa hukum yang memulai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maunya dia di awal, baru kuasa hukum. Tapi Hakim tidak mengizinkan ini jadi ruang panggung politik. Tidak akan mempengaruhi," ucapnya.

Di sidang MK, Prabowo Subianto menyuarakan kegalauan perolehan nol suara di ratusan TPS. Atas perolehan itu, dia menilai pelaksanaan Pilpres di Indonesia lebih buruk dari Korea Utara.

"Bahkan di Korea Utara pun tidak terjadi, mereka bikin 97,8 persen. Di kita, ada yang 100 persen, ini luar biasa. Ini hanya terjadi di negara totaliter, fasis dan komunis," kata Prabowo di ruang sidang MK, di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2014).

(imk/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads