Klub Malam di Argentina Terbakar, 149 Orang Tewas & 360 Terluka
Jumat, 31 Des 2004 15:02 WIB
Jakarta - Sebuah konser musik rock di Buenos Aires, Argentina, Kamis (30/12/2004) malam, berakhir mengenaskan. Klub malam yang jadi tempat konser terbakar sehingga menyebabkan 149 orang meninggal dan 360 penonton lainnya yang umumnya anak muda terluka saat berebutan keluar gedung.Kantor berita The Associated Press, Jumat (31/12/2004), mengutip seorang saksi mata, melaporkan api menyala menjelang tengah malam dan diskotik Republica de La Cromagnon yang sangat populer di kalangan ABG Argentina itu dengan cepat dipenuhi asap. Penonton pun kemudian panik dan berebutan menyelamatkan diri."Penonton saling mendorong dan melompati untuk menyelamatkan diri keluar dari gedung," kata Maria Godoy, salah seorang penonton konser kepada AP. "Itu seperti ombak manusia. Saat ada orang yang terjatuh, yang di belakangnya berlari melindas mereka."Pemerintah Kota Buenos Aires menyatakan belum jelas apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran. Tapi beberapa saksi menyatakan melihat ada seseorang dari kerumunan penonton yang melemparkan api yang mengenai lapisan busa di atap ruang konser dan memicu kebakaran."Salah seorang dari massa melemparkan api dan dengan cepat menimbulkan kebakaran," ujar Fabian Zamudeo, pemuda berusia 22 tahun yang datang untuk menonton konser band rock Argentina, Los Callejeros."Bagian-bagian atap yang terbakar kemudian berjatuhan dan orang mulai berlarian, menabrak pembaca acara dan panggung ringan," tambah Fabian. "Orang tercekik oleh asap dan saya mencoba mendesak sebanyak yang saya bisa untuk keluar gedung."Data korban disampaikan oleh Alfredo Stern, pejabat di Departemen Kesehatan Buenos Aires. Menurutnya, setidaknya 149 orang tewas dan 360 orang terluka akibat musibah ini.Ratusan penonton konser dan warga setempat berdiri di luar gedung sewaktu tim penyelamat mengangkut yang luka di atas usungan. Juga terlihat korban terluka yang sedang mendapat pertolongan pertama di badan jalan di depan diskotik Republica de La Cromagnon.Tim penyelamat mengubah tempat parkir dekat klub tersebut menjadi tempat penampungan jenazah sementara. Sementara petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api, banyak orang tua yang masuk ke dalam gedung mencari anak mereka.Media Argentina ada yang melaporkan jumlah penonton konser sekitar 1.500 orang saat kebakaran terjadi, sedang media lainnya memperkirakan jumlah penonton bisa dua kali lipat banyaknya.Ini adalah kebakaran terburuk di Amerika Selatan setelah terbakarnya sebuah supermarket Paraguayan di pinggiran kota Asuncion pada Agustus lalu yang menewaskan 399 orang. Kemudian diketahui pintu keluar diperintahkan ditutup oleh pemilik toko untuk mencegah kebakaran dan menyebabkan orang terjebak di dalamnya.
(gtp/)











































