Urusi Bantuan, SBY Tugaskan Alwi Tinggal di Banda Aceh
Jumat, 31 Des 2004 14:49 WIB
Jakarta - Seruan agar ada pejabat negara yang tinggal di Aceh guna menangani bencana gempa dan tsunami, didengarkan Presiden SBY. Menko Kesra Alwi Shihab diinstruksikan untuk tinggal di Banda Aceh hingga waktu yang tidak ditentukan.Alwi dapat tugas itu berkaitan dengan posisinya selaku Ketua Harian Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi. Di Banda Aceh, Alwi akan didampingi KSAD dan seorang perwira tinggi polisi berbintang tiga."Maksudnya adalah untuk mengefektifkan pengkoordinasian penyaluran logistik dan bantuan di lapangan yang selama ini dianggap perlu ditangani oleh pejabat setingkat Menko," tutur Alwi pada pers di Kantor Presiden,Jl Medan Merdeka Utara,Jakpus, Jumat (31/12/2004).Dikatakannya, untuk koordinasi dan penyaluran bantuan, pemerintah akan menjalin kerjasama dengan sejumlah LSM. "Diharapkan dengan pelibatan LSM ini maka akuntabilitas dan transparansi penyaluran bantuan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas selaku pihak penyumbang bantuan," urainya.Sebelumya, pada pukul 11.00 WIB, Presiden telah bertemu dengan sejumlah tokoh LSM untuk membicarakan pengkoordinasian penyaluran logistik dan bantuan yang saat ini masih banyak menumpuk di bandara Polonia Medan, termasuk di beberapa Halim dan Tanjung Priok. Tokoh LSM yang datang antara lain Imam B Prasodjo, Teten Masduki dan Saparinah Sadli.
(nrl/)










































