HTI Sesalkan Mewahnya Perayaan Tahun Baru di Semarang

HTI Sesalkan Mewahnya Perayaan Tahun Baru di Semarang

- detikNews
Jumat, 31 Des 2004 14:02 WIB
Semarang - Meski pesta kembang api dibatalkan, perayaan tahun baru di Semarang masih terbilang mewah. Karena itu, Hizbut Tahir Indonesia (HTI) Semarang menyesalkannya. Harusnya, biaya perayaan tahun baru bisa disalurkan bagi korban Aceh."Lihat saja sendiri, berapa banyak dana yang dihabiskan untuk membangun panggung, mengundang grup musik dan para penyanyi. Pemerintah Kota sangat tidak empatik terhadap bencana Aceh," kata Humas HTI Semarang ketika ditemui di sela-sela aksinya di Kawasan Simpang Lima Semarang, Jum'at (31/12/2004).Abdullah Pemkot sangat keterlaluan. Mereka tidak menghormati keprihatinan yang dirasakan warga Aceh. Padahal presiden sudah menyatakan berkabung secara nasional dan memasang bendera setengah tiang."Ini bukan saat yang tepat untuk berhura-hura. Pergantian tahun baru harusnya tidak dirayakan, dalam bentuk apapun. Apalagi dengan pentas musik seperti di Semarang ini," tandasnya.Lebih lanjut Abdullah menyatakan, seharusnya pemerintah mengimbau warganya untuk instropeksi diri. Bukan malah memfasilitasi warganya untuk berpesta di tengah kesulitan yang dialami warga Aceh dan sekitarnya.Dalam aksinya, HTI Semarang menggelar salat gaib, menyebarkan pamflet yang berisi bencana Aceh dan pembatalan perayaan tahun baru, dan menggalang dana. Mereka berkeliling di Kawasan Simpang LIma dan jalan Pahlawan dengan sebuah mobil pengangkut sound system.Berdasarkan pantauan deticom, selain HTI, tampak juga FS LDK (Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus) se-Semarang melakukan hal yang sama. Mereka mengedarkan kotak amal pada pengguna jalan di setiap perempatan.Sementara itu, persiapan perayaan tahun baru di Semarang hampir selesai. Sebuah panggung besar telah berdiri kokoh di Lapangan Pancasila Kawasan Simpang Lima. Ratusan PKL dan penjaja terompet mengelilingi pusat kota Semarang itu. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini