Ada Cuaca Buruk, KM Tanjung Kabat Tujuan Ambon Bersandar Darurat

Ada Cuaca Buruk, KM Tanjung Kabat Tujuan Ambon Bersandar Darurat

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2014 06:30 WIB
Ambon - Sebuah Kapal motor Fery, Tanjung Kabat, dihantam angin kencang dan gelombang tinggi. Bertolak dari Pelabuhan Namrolle Kabupaten Buru Selatan menuju Ambon, KM Tanjung Kabat terpaksa singgah di Pulau Ambalau untuk berlindung.

"Kapal terpaksa putar kamudi singgah di Ambalauw, angin kuat dan gelombang tinggi disertai hujan" tutur Muhammad Ismail Bahta (28), salah satu penumpang yang menghubungi detikcom via selular, Rabu (6/8/2014) pagi ini.

Menurutnya, pihak Kapal mengumumkan untuk singgah sambil menunggu angin dan gelombang reda. "Ada pengumuman dari ABK bahwa fery akan berangkat sampai redanya angin dan ombak," ujar Ismail.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas kondisi ini, pihak BMKG Stasiun Pattimura Ambon, memberikan warning untuk hati-hati berlayar. Kondisi perairan Maluku sangat berbahaya. Hingga berita ini naik, KM Fery Tanjung Kabat belum bisa berlayar.

"Angin bisa mencapai 20 sampai 30 km per jam. Gelombang hingga kini antara 3 sampai 5 meter," kata George Mahubessy, kepala BMKG, Stasiun Ambon pada detikcom.

Sementara itu, sejumlah keluarga penumpang khawatir atas kondisi angin dan gelombang. Sejak kemarin sampai hari ini, para keluarga penumpang terus menunggu kedatangan KM Fery Tanjung Kabat di pelabuhan Slamet Riyadi Ambon.

(han/rvk)


Berita Terkait