“Makanya kita lagi suruh pak Sunardi Sinaga (Kepala Unit Pelaksana Perparkiran DKI) untuk beresin parkir meter,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2014).
Namun, tambahnya, parking meter masih belum bisa direalisasikan karena terkendala birokrasi yang lamban. “Sayangnya BPKD yang payah urus. Lambannya minta ampun, BPKD kita itu aduh, capek deh,” ujar Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Banyak pendapatan parkir on the street yang hilang karena banyak orang yang berkepentingan, kata lainnya banyak preman. Makanya parking meter sangat efektif dilakukan untuk menata parkir di Jakarta. Diharapkan tak ada lagi kebocoran nantinya,” ucapnya di Jakarta, Selasa (5/8/2014).
(ros/rvk)










































