Tiap Tahun Ada Rp 200 Miliar Pendapatan Parkir Pemprov DKI yang Hilang

Hari ke-659 Jokowi-Ahok

Tiap Tahun Ada Rp 200 Miliar Pendapatan Parkir Pemprov DKI yang Hilang

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2014 20:06 WIB
Tiap Tahun Ada Rp 200 Miliar Pendapatan Parkir Pemprov DKI yang Hilang
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut ada ratusan miliar pendapatan pemprov DKI dari parkir di badan jalan hilang setiap tahunnya. Karena itu, politisi yang biasa disapa Ahok ini berujar solusi yang tepat untuk mengatasinya dengan menerapkan parking meter.

“Makanya kita lagi suruh pak Sunardi Sinaga (Kepala Unit Pelaksana Perparkiran DKI) untuk beresin parkir meter,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2014).

Namun, tambahnya, parking meter masih belum bisa direalisasikan karena terkendala birokrasi yang lamban. “Sayangnya BPKD yang payah urus. Lambannya minta ampun, BPKD kita itu aduh, capek deh,” ujar Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terpisah, Sunardi Sinaga menyebutkan Rp 200 miliar pendapatan parkir di badan jalan tidak masuk dalam kas setiap tahunnya. Selama ini, kas DKI hanya menerima Rp 326 miliar yang terdiri dari Rp 300 miliar pajak parkir dari gedung-gedung, serta Rp 26 miliar pendapatan parkir on the street.

“Banyak pendapatan parkir on the street yang hilang karena banyak orang yang berkepentingan, kata lainnya banyak preman. Makanya parking meter sangat efektif dilakukan untuk menata parkir di Jakarta. Diharapkan tak ada lagi kebocoran nantinya,” ucapnya di Jakarta, Selasa (5/8/2014).

(ros/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini