Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella tidak mengiyakan. Ia masih merahasiakan materi konferensi pers tersebut.
"Tunggu saja di konferensi pers," kata Rio kepada detikcom, Selasa (5/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentang konsolidasi organisasi," ucapnya.
Sebelumnya, Rachmawati Soekarnoputri mendeklarasikan Front Pelopor untuk mengawal gugatan Pilpres di MK. Rachmawati menganggap KPU terlalu terburu-buru mengumumkan rekapitulasi Pilpres.
"Jadi perkenankan saya ingin deklarasikan Front Pelopor, sebagai pendiri Partai Pelopor, sebagai cita-cita NKRI, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika," ujar Rachmawati di rumahnya, Jl Jati Padang Raya no 54, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2014).
Salah satu tujuan pembentukan organisasi tersebut adalah untuk mendukung proses gugatan Pilpres yang diajukan pasangan Prabowo-Hatta ke MK. Dia pun mengaku mengetahui langsung adanya kecurangan dalam Pilpres 2014.
"Dengan mengawal di MK dan PTUN, sudah ke DKPP juga. Disana (DKPP) sudah cukup bukti adanya pelanggaran di KPU saya mohon doa restu agar di Indonesia selamat. Saya juga minta pihak yang memasang spanduk ucapan 'selamat Presiden terpilih Joko Widodo' untuk diturunkan dulu sebelum keputusan MK. Saya minta dalam waktu 2 kali 24 jam," kata adik dari Megawati Soekarnoputri.
Rachmawati juga sudah pernah menerima Prabowo di kediamannya pada Jumat (16/5) lalu.
(imk/trq)











































