"Tidak ada TNI atau polisi yang membekingi, justru pada saat beroperasi kita didampingi oleh TNI dan polisi," kata Kukuh di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2014).
Mengenai pernyataan bahwa beberapa PKL juga memberikan uang pengaman kepada oknum TNI, Kukuh meminta agar info itu tidak langsung dipercaya. Kukuh menduga isu itu sengaja dibangun oleh preman yang selama ini memalak pedagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persoalannya begini, kita jangan percaya gitu saja kepada PKL, karena di sana kan banyak preman, bisa saja mereka menyetor pada preman yang ngaku-ngaku TNI," jelasnya.
(ros/fjr)











































