Mengintip Isi Kantor Transisi Jokowi-JK di Menteng

Mengintip Isi Kantor Transisi Jokowi-JK di Menteng

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2014 14:44 WIB
Mengintip Isi Kantor Transisi Jokowi-JK di Menteng
Ruang kerja Jokowi di Kantor Transisi (Foto: Ifa/detikcom)
Jakarta - Presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019 Joko Widodo membentuk tim transisi untuk menyusun kabinetnya nanti. Tim ini berkantor di sebuah rumah di Jalan Situbondo nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat.

Rumah tersebut berupa bangunan seluas 800 meter persegi yang didominasi warna putih. Tampak 4 bendera merah putih tergantung di ornamen rumah bagian depan.

Lantai dasar rumah yang disewa oleh tim Jokowi-JK selama 3 bulan ke depan tersebut terdiri dari 4 ruangan. Sisi paling depan adalah ruang tamu dengan sebuah papan warna merah bertuliskan 'Kantor Transisi Jokowi-JK'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelah kiri ruang tamu adalah ruang kerja Jokowi, sementara sebelah kanannya adalah ruang kerja JK. Kedua ruangan ini memiliki ukuran yang sama yaitu sekitar 4x4 meter persegi.

Di belakang meja kerja Jokowi tampak peta Indonesia yang dipasang di dinding. CCTV juga dapat dimonitor dari ruangan tersebut.

"Ini ruang kerja Pak JK. Sama saja dengan ruang Pak Jokowi," kata Deputi Tim Transisi, Anies Baswedan di Kantor Transisi, Selasa (5/8/2014).

Di belakang ruang kerja JK terdapat ruangan yang lebih kecil yang digunakan sebagai ruang rapat tim transisi. Ruangan tersebut berukuran sekitar 3x3 meter persegi.

"Kami 5 orang dalam satu ruangan ini. Jangan dibayangkan mewah begitu," tambah deputi tim transisi yang lain, Akbar Faisal.

Di samping ruangan tersebut ada dapur, kamar mandi dan kolam renang. "Kalau sedang panas, misalnya terjadi perbedaan argumen, nanti saya suruh ke luar dulu, nyemplung di situ (kolam renang) biar adem," seloroh Kepala Tim Transisi, Rini M Soemarno.

Penentuan rumah tersebut sebagai kantor transisi merupakan hasil pilihan Rini. Saat ditunjukkan kondisi rumah itu, Jokowi mengaku nyaman, lalu dipilihlah sebagai kantor.

"Ini tadinya kosong. Lalu kami sewa 3 bulan," kata Rini.

Biaya sewa tersebut berasal dari kantong Jokowi-JK dan partai. "Bukan dari founder," ujar Deputi Tim Transisi, Hasto Kristiyanto.

(kff/trq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads