Ramalan Gempa 'Geolog' AS Picu Eksodus di India

Ramalan Gempa 'Geolog' AS Picu Eksodus di India

- detikNews
Jumat, 31 Des 2004 10:50 WIB
Jakarta - Pasca bencana tsunami Asia, isu tentang serangan gelombang pasang naik mendadak melanda di banyak tempat. Termasuk India. Uniknya, sumber kepanikan itu muncul dari Amerika sana.Kisah ini bermula dari kebiasaan Larry Park di Oregon, memantau getararan gempa lewat peralatan rancangannya. Nah, dari data yang dimilikinya itulah dia mengindikasikan akan ada bencana serupa di area yang sama dengan musibah pada Minggu (26/12/2004).Park pun buru-buru mengirim pesan kepada pemerintah India, Indonesia dan Australia. India yang dilanda ketakutan adanya tsunami susulan, merespons serius peringatan Park. Info Park dianggap cukup sebagai bahan untuk merilis peringatan bagi warganya.Buntutnya, puluhan ribu warga pesisir India pun meninggalkan kediaman mereka dalam suasana panik pada Kamis kemarin. Tapi tunggu punya tunggu, gempa atau gelombang raksana tak juga muncul.Tak ayal ini membuat otoritas India kesal, apalagi setelah mengetahui Park ternyata bukanlah seorang ahli geologi. Menristek India bahkan menggelar jumpa pers dan menyebut prediksi Park sebagai "omong kosong". Sementara, seorang ilmuwan AS menyebut prediksi Park sebagai "penjelasan yang berbelit-belit".Namun, Park tetap yakin prediksinya akan datang. "Ini adalah keputusan yang berat, namun adalah penting meneruskan informasi tersebut," kata Park yang menjalankan bisnis Terra Research and Consulting Services dari rumahnya di Manning, Oregon, dekat Portland.Park yang berusia 46 tahun juga mengklaim bahwa prediksinya telah menjadi kenyataan sebelumnya. Pada pekan lalu, dia mengaku mendeteksi tanda-tanda gempa besar pada 22 jam sebelum gempa dahsyat menerjang Sumatera pada Minggu (26/12/2004).Dalam situs Terra Researchnya, Park menjual kopi sistem deteksi dan menawarkan sebuah alat temuannya itu senilai 104 dolar AS. Namun hingga kini karya Park belum pernah direview oleh ahli gempa lainnya dan tidak pernah pula dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.Bill Steele, jubir Pacific Northwest Seismograph Network di Universitas Washington menyebut prediksi Park tidak ilmiah dan berbelit-belit. Park menyadari bahwa temuannya tidak disambut positif para saintis."Itu memalukan. Saya mengerti kesulitan mereka. Saya telah menawari mereka melihat peralatan saya. Tapi hingga kini tidak ada yang datang melihatnya," jawab Park. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads