Ketiganya diamankan pada Senin (4/8/2014) sekitar pukul 17.00 WIB. Penangkapan itu dilakukan tim yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nias AKBP Juliet Permadi Wibowo.
“Tidak ada perlawanan berarti, karena sudah lebih dahulu diberikan tembakan peringatan. Ya, ada pergumulan sedikit saat akan diamankan,” kata Wibowo kepada wartawan di Gunung Sitoli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanan, perahu yang dikemudikan tiga Anak Buah Kapal (ABK) itu dibajak. Seluruh awak kapal dianiaya dan dibuang ke laut. Dua orang korban diselamatkan nelayan, namun satu lainnya masih hilang sampai sekarang. Pencarian terhadap korban hilang ini terus dilakukan.
Pelarian para napi itu sendiri tidak berakhir sempurna. Perahu yang mereka bajak bolak-balik rusak, dan terombang-ambing di laut. Saat diamankan petugas, kapal itu berada sekitar 20 mil dari Pulau Bintanah yang masih masuk dalam wilayah Kabupaten Nias.
Saat ini para napi, dan anggota TNI dengan inisial Peltu JS sudah diamankan di Markas Polres Nias. Rencananya usai pemeriksaan Pelu JS akan diserahkan ke Polisi Militer setempat, sementara para napi akan diproses lebih lanjut di Polres.
(rul/kha)











































